Senin, 26 Desember 2016

Tugas 3 Psikologi dan Teknologi Komputer - Psikologi Klinis dalam Internet

Psikologi Klinis dalam Internet

Wildayati Aulia

17515568

2PA11



A. Computer Supported Cooperative Work (CSCW)
            Berikut ini saya akan mengulas kembali tentang Computer Supported Cooperative Work (CSCW) tentunya sebagai pengguna komputer pasti kita ingin mengetahui bagaimana apa itu CSCW karna komputer adalah hal yang sering sekali kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Baiklah tampa bertele-tele mari kita mulai membahas Computer Supported Cooperative Work (CSCW) memalui artikel berikut;

Pengertian CSCW.
Istilah Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984 pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan merekaPada kesempatan yang sama pada tahun 1987 Dr. Charles Findley mempresentasikan konsep collaborative learning work Menurut CSCW mengangkat isu seputar bagaimana aktivitas-aktivitas kolaboratif dan koordinasi didalamnya dapat didukung teknologi komputer. Beberapa orang menyamakan CSCW dengan groupware namun yang lain mengatakan bahwa groupware merujuk kepada wujud nyata dari sistem berbasis komputer, sedangkan CSCW berfokus pada studi mengenai kakas dan teknik dari groupware itu sendiri, termasuk didalamnya efek yang timbul bail secara psikologi maupun sosial.
Computer-supported cooperative work (CSCW) merupakan suatu group user yaitu bagaimana cara merancang suatu system yang digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami dampak dari suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka. HCI berasal dari ilmu psychology-computing sedangkan CSCW bersumbu pada sociology-computing. CSCW merupakan suatu system komputer yang mendukung pekerjaan sebagai suatu group yang dikenal dengan istilah groupware.

Computer Supported Cooperative Work (CSCW) menyebarluaskan hasil penelitian yang inovatif dan memberikan sebuah forum interdisipliner untuk perdebatan dan pertukaran gagasan tentang teori, masalah-masalah praktis, teknis, dan sosial di CSCW. Jurnal meliputi sifat beragam penelitian dalam bidang dan daerah yang terkait. Cakupan berkisar dari studi etnografi kerja koperasi untuk laporan pada pengembangan sistem CSCW dan yayasan teknologi mereka. Salah satu contoh sistem CSCW ini adalah electronic mail (email). Email merupakan sistem CSCW yang bersifat asynchronous yang tidak mengharuskan user bekerja pada waktu yang bersamaan. Penerima mail tidak harus membuka suratnya pada waktu yang sama dengan terkirimnya surat. Sebaliknya sistem CSCW synchronous membutuhkan partisipasi simultan dari para usernya. Perbedaan utama antara sistem CSCW dengan sistem interaksi individual adalah tidak dapat diabaikannya aspek sosial kelompok dari user yang tergabung. Sistem CSCW dibangun untuk memungkinkan interaksi antara user melalui komputer sehingga kebutuhan sekian banyak user tersebut harus terpenuhi dalam satu produk.
CSCW (Computer Supported Cooperative Work) dan teknologi groupware mengizinkan individu-individu untuk berinteraksi satu sama lain yang terletak pada tempat yang sama maupun berbeda dengan menggunakan komputer (jaringan) melalui media suara, data dan gambar (video) yang dilakukan secara sinkron maupun asinkron. Cara ini dapat diimplementasikan untuk mendukung Cooperative learning dan working dalam bentuk komunikasi, sharing informasi dan diskusi antar pengajar/dosen dan pelajar/mahasiswa. CSCW merupakan sebuah bentuk yang menggabungkan pemahaman bagaimana crang bekerjasama dalam grup menggunakan teknologi computer networking dalam kesatuan hardware, software, service dan teknik. Groupware adalah merupakan perancangan teknologi untuk memfasilitasi kerjasama grup.

Untuk mengimplementasikan CSCW dan teknologi groupware membutuhkan kebutuhan secara teknis dan non teknis guna mendukung kerja bersama tersebut, adapun kebutuhan secara teknis dipertimbangkan sebagai kebutuhan teknis untuk implementasi, sedangkan non teknis dipertimbangkan seperti faktor dan afek dari luar yang mempengaruhinya implementasi CSCW dan teknologi groupware itu sendiri. Bentuk groupware secara sinkron yang mendukung sebuah coferecing dipilih dalam project ini guna mendukung Cooperative learning an working dengan 3 aspek aplikasinya yaitu untuk comnntnicatton, sharing information, dan decission support.
Teknologi groupware tersebut adalah Openmeeting yaitu sebuah open source software yang mendukung conferencing system. Melalui pengkajian yang mendalam pada too! ini, penulis menyimpulkan satu kelemahan Openmeeting dimana pengiriman informasi melalui email bersifat asinkron sehingga tidak diterima oleh user secara cepat. Untuk itu dikemukakan alternatif penyelesaian berupa tambahan service yaitu SMS Gateway dengan menggunakan Gammu. Perancangan dan implementasi Openmecting di tinjau dari 4 hal yaitu aspek aplikasi yang ingin diwujudkan. kebutuhan secara teknis, lapisan (layer) aplikasi dan korelasi groupware yang digunakan terhadap CSCW dan teknologi groupware. Evaluasi implementasi Openmecting dikaji menggunakan 3 penilaian yaitu evaluasi fitur, penggunaan dan manfaat yang diberikan pada 10 user. Dari hasil evaluasi untuk penilaian secara fitur mendapatkan angka rata-Tara 4. penilaian terhadap penggunaan mendapatkan angka rata-ram 4, dan penilaian terhadap manfaat mendapat angka rata-rata 4,35. Angka-angkat tersebut menunjukkan bahwa implementasi Openmeeting memberikan hal positif dari segi fiturnya, penggunaannya dan manfaatnya.


Tujuan CSCW:

    Mempelajari bagaimana orang bekerja sama sebagai kelompok dan apa yang mempengaruhi teknologi.

    Mendukung proses pelaksanaan pekerjaan walaupun secara geografis dipisahkan.
Contoh yang digunakan pada CSCW:

  1.     Kaloborasi para Ilmuwan yang bekerja sama pada suatu proyek.
  2.     Pengarang mengedit suatu dokumen bersama-sama.
  3.     Programmer suatu sistem secara bersamaan.
  4.     Bekerja sama sebagai sharing atas suatu video bersama yang conferencing aplikasi.
  5.     Para pembeli dan para penjual melakukan transaksi secara eBay.

CSCW seringkali diasumsikan sebagai aspek yang dihasilkan dari sebuah groupware. CSCW lebih berorientasi kepada evaluasi terhadap hal-hal yang terjadi dalam proses interaksi antar manusia dalam sekelompok pengguna. Interaksi tersebut antara lain:
komunikasi yang normal antar manusia.
1.      Komunikasi face-to-face.
2.      Percakapan.
3.      Komunikasi berbasis teks.
4.      Kerja Kelompok.

Komunikasi Face To Face.
Pada komunikasi face to face Tidak hanya meliputi bicara dan pendengaran, tapi juga menggunakan bahasa tubuh dan tatapan mata.

  1.     Personal Space.
  2.     Kontak dan tatapan mata.
  3.     Gerak isyarat dan bahasa tubuh.
  4.     Back channel.
  5.     Turn-taking.


Percakapan

Terdapat dua prinsip ucapan antara lain:

    Relevan artinya bahwa suatu ucapan harus sesuai dengan topik tertentu.

    Helpful artinya suatu ucapan harus dapat dimengerti oleh pendengar dan tidak ada ambigu dari pemahaman pendengar.

 
Komunikasi Berbasis Teks

Ada 4 tipe komunikasi tekstual dalam groupware:

  1.     Discrete; pesan langsung seperti dalam email.
  2.     Linear; pesan partisipan ditambahkan pada akhir dari catatan tunggal.
  3.     Non-linear; saat pesan dihubungkan ke yang lainnya dalam model hypertext.
  4.     Spatial; dimana pesan diatur dalam permukaan dua dimensi.


Kerja Kelompok
Perilaku kelompok lebih kompleks terutama apabila kita memperhatikan hubungan sosial yang dinamis selama bekerja dalam kelompok.

    Dinamika kelompok.

    Layout Fisik.

    Kognisi Terdistribusi.


Beberapa fenomena yang mempengaruhi penggunaan computer-mediated communication:
1.      Personal space.

    Dalam komunikasi face-to-face, setiap orang cenderung mempertahankan jarak tertentu dengan lawan bicaranya.

    Konsep personal space berbeda untuk setiap negara/budaya.

    Masalah personal space dapat timbul apabila percakapan dilakukan melalui video links.

2.      Kontak dan tatapan mata.

    Dalam berkomunikasi, kontak mata memberikan beberapa petunjuk, a.l. perasaan tertarik/bosan, otoritas/power, kehadiran sosial, dll.

    Video-tunnel memungkinkan kontak mata bahkan seluruh ekspresi wajah.

3.      Gerak isyarat dan bahasa tubuh.

    Dalam berkomunikasi, kita menggunakan tangan (gerak isyarat) untuk menunjuk sesuatu.

    Beberapa groupware system mencoba mengatasi hal tersebut dengan menggunakan group pointer.

    Banyak computer-supported meeting room menempatkan monitor pada meja sehingga para peserta dapat saling melihat dengan jelas.

4.      Back channel.

    Response dari pendengar berupa gerakan tubuh disebut back channel.

    Dengan adanya back channel, pembicara merasa bahwa pendengar cukup memahami pembicaraan.

    Beberapa masalah berkaitan dengan back channel yang mungkin timbul dalam komunikasi video adalah komunikasi video cenderung banyak menyoroti kepala dan bahu, sehingga kehilangan beberapa gerak tubuh dan isyarat dan layar yang besar cenderung mengurangi detail sehingga mungkin kehilangan beberapa informasi.

    Audio links (mis. telepon) hanya memiliki verbal back channel.

    Komunikasi berbasis teks biasanya tidak memiliki back channel.

5.      Turn-taking.

    Turn-taking adalah proses dimana peran dari pembicara dan pendengar ditukar.

    Dalam proses turn-taking, back channel biasanya merupakan bagian yang penting.

    Terjadinya proses turn-taking, a.l. karena:

    Pembicara menawarkan kesempatan kepada pendengar secara eksplisit, mis. mengajukan pertanyaan.

    Pembicara memberikan gap singkat dalam pembicaraan.

    Bentuk pemberian gap dari pembicara terutama berhubungan dengan audio channel.

    Masalah yang cukup serius dalam kaitan dengan pemberian gap timbul dalam komunikasi jarak jauh (komunikasi berbasis satelit) karena kelambatan waktu. Akan terjadi gap sekitar 4 detik.


Percakapan.
Tiga fungsi teori percakapan dalam CSCW:

    Digunakan untuk menganalisa catatan (transkrip), mis. konferensi elektronik. Ini akan membantu memahami seberapa baik partisipan menyalin dengan komunikasi elektronik.

    Digunakan sebagai petunjuk untuk keputusan desain. Pemahaman percakapan normal antar manusia menghindari kesalahan besar dalam perancangan media elektronik.

    Dapat digunakan untuk mengarahkan desain, menstrukturkan sistem dengan teori.


Struktur percakapan dasar.
Pada tingkat yang lebih tinggi, struktur percakapan dapat dilihat sebagai urutan giliran, biasanya pergantian di antara partisipan.

Konteks
Setiap ucapan dan fragmen dari percakapan sangat tergantung pada konteks yang digunakan untuk menghilangkan ambiguitas dari ucapan.
Ada 2 tipe konteks dalam percakapan:

    Konteks internal, tergantung pada ucapan sebelumnya.

    Konteks eksternal, tergantung pada lingkungan.


Breakdown.
Breakdown dalam komunikasi terjadi apabila terdapat perbedaan fokus dari pembicara dan pendengar.
Breakdown ini dapat diperbaiki dengan pertanyaan atau ucapan dari pembicara/pendengar yang dapat menimbulkan fokus dialog yang sama.

Speech act theory.
Merupakan suatu analisis yang detail dari struktur percakapan, biasanya digunakan untuk memberikan petunjuk dalam perancangan Coordinator, yaitu sistem email terstruktur yang komersial.

Komunikasi Berbasis Teks
Dalam groupware yang asynchronous (dan beberapa sistem synchronous), bentuk komunikasi langsung yang dominan adalah berbasis teks.
Komunikasi berbasis teks dalam sistem groupware seperti tiruan dari percakapan, sehingga terdapat beberapa masalah dalam mengadaptasi antara 2 media.
Beberapa masalah yang timbul dalam komunikasi berbasis teks:
1. Back channel, Kehilangan back channel dan nada suara serta bahasa tubuh pembicara.
2. Grounding constraint, Adalah sifat dari channel dimana para pembicara berkomunikasi, meliputi:

    Cotemporality; ucapan didengar segera setelah diucapkan.

    Simultaneity; partisipan dapat mengirim dan menerima pada waktu yang bersamaan.

    Sequence; ucapan-ucapan diurutkan.

    Dalam sistem berbasis teks, partisipan yang berbeda dapat menyusun simultaneously, tapi kurang cotemporality.

3. Turn taking, Tidak adanya back channel menimbulkan kesulitan bagi pendengar untuk menginterupsi percakapan (turn-taking).
4. Konteks, Hilangnya back channel dan kemungkinan giliran yang overlapping, menyebabkan sulitnya menentukan konteks dari ungkapan tekstual.
5. Hypertext, Berkurangnya langkah dari percakapan berbasis teks berarti bahwa partisipan dipaksa untuk meningkatkan granulity pesan. Ini dapat diatasi dengan pesan multiplexing.

CSCW (Computer Supported Cooperative Work) II.
            Adalah penggunaan komputer dan software untuk melaksanakan pekerjaan secara bersama dalam sebuah group di mana setiap anggota group menyadari kehadiran anggota lain pada group. Pada Tesis ini telah dilakukan studi terhadap kemungkinan penggunaan CORBA sebagai kanal komunikasi untuk membangun aplikasi CSCW. Dengan menggunakan CORBA, persoalan komunikasi dapat ditangani dengan lebih mudah sehingga pengembang CSCW dapat lebih memfokuskan diri pada level aplikasi.
            FraCollA, sebuah framework berbasis CORBA, telah dirancang untuk mendukung pembangunan CSCW. Rancangan tersebut dituangkan dalam bentu spesifikasi, arsitektur sistem, diagram kelas, dan diagram kolaborasi. Fungsi-fungsi dasar aplikasi Messenger dan Shared Document Editor telah diimplementasikan untuk menguji framework. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat memanfaatkan CORBA sebagai middleware untuk menangani persoalan komunikasi, khususnya untuk membangun fungsi pengelolaan user/group, memelihara group awareness, dan menangani pertukaran pesan dan shared workspace. FraCollA dapat dimanfaatkan sebagai landasan untuk pengembangan framework dan aplikasi CSCW yang lebih lengkap. FraCollA dikembangkan dengan menggunakan Java Development Kit (JDK) 1.3 dan Visibroker for Java 4.5, dan beroperasi di lingkunan sistem operasi MS Windows 98. Karena dimplementasikan dengan menggunakan Java dan CORBA, FraCo11A dapat beroperasi di lingkungan sistem operasi lain.


B. Test Psikologi Online

Tes psikologi adalah sebuah alat ukur yang digunakan untuk mngetahui kepribadian seseorang. Pada perkembangan zaman saat ini, teknologi sudah semakin canggih dan semakin mudah untuk melakukan sesuatu hal yang diinginkan. Bagi orang atau perusahaan yang akan melakukan seleksi tenaga kerja pun tidak perlu repot untuk mengatur jadwal atau pun sebagainya, dan salah satunya adalah test psikologi secara online. Dengan kemajuan zaman saat ini setiap orang lebih mudah dan lebih menghemat waktu serta biaya.

Jenis-jenis tes psikologi online antara lain :

1. Tes Matematika

Tes ini berisi tentang deret, irama bilangan, penjumlahan, pengurangan dan pembagian.


2. Tes Logika atau Penalaran

Tes ini biasanya berisi deret huruf maupun penalaran tentang deret gambar dua dimensi ataupun tiga dimensi. Hasilnya adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran pada pola-pola yang cenderung diwujudkan berupa gambar.



3. Tes Verbal

Tes ini terdiri dari test padanan kata atau sinonim, antonim atau lawan kata, test soal berupa soal yang mengerti sebuah wawancara, soal diksi dan perbandingan kata.



4. Tes Kreaplin atau Tes Pauli

Tes ini sifatnya adalah hitungan angka yang berganti-ganti yang menjulang ke atas. Hal pengukuran pada tes ini adalah konsisteni, ketahanan, penyesuaian diri, ketelitian dan ketepatan dalam mengerjakan tugas.



5. Tes Wartegg

Tes ini dikategorikan dalam delapan tanda yang kemudian diperintahkan untuk menggambar sesuatu dari slah satu andan tersebut. Tes ini digunakan untuk mengukur keperibadian seseorang dan seseorangan dalam menyelesaikan masalah.



6. Tes Draw-A-Person (DAP)

Dalam tes ini kita diperintahkan untuk menggambar seseorang secara detail. Tes ini adalah untuk mengukur kepribadian kita yang dilihat dari tebal atau tipisnya goresan pensil saat menggambar, jenis kelamin orang yang digambar dan beberapa detail lainnya.



7. Tes BAUM

Test ini memerintahkan kita untuk mennggambar pohon yang berkayu. Dan tidak boleh  menggambar phon kelapa, pisan serta pohon perdu lainnya. Tes ini juga adalah untuk menilai kepribadian kita yang dilihat dari goresan saat menggambar.



8. Tes Minat dan Bakat

Dalam tes ini yang paling terkenal adalah MBTI. Tes ini digunakan untuk mengukur minat dan bakat seseorang pada bidang tertentu.

Biasanya tes bakat ini digunakan ketika SMA saat siswa akan memilih jurusan atau ketika kuliah juga digunakan untuk mimilih jurusan.



9. Tes Army Alhpa dan Beta

Tes ini sifatnya adalah memilih gambar-gambar hilang dalam beberapa gambar yang terpotong.  Tes ini digunakan untuk mengukur kecermatan dan ketepatan individu dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah atau persoalan.



10. Tes EEPS

Tes ini digunakan untuk mengukur besarnya motivasi, kebutuhan dan sikap seserang dalam menghadapi persoalan dan pekerjaan yang dibebankan. Tes ini biasanya berisi tentang pertanyaan yang memiliki keterkaitan antara satu soal dengan soal yang lainnya. (sumber : http://www.anneahira.com/tes-psikologi-online.htm)

Terdapat beberapa fungsi tes psikologi online, yaitu :

-Fungsi Klaifikasi

Berfungsi untuk mengklasifikasikan setiap individu yang mempunyai masalah yang sama dari hasil test psikologi online yang telah dilakukan tersebut. Maka dari hasil ini, dapat diberi bantuan untuk masalah yang dialaminya.



-Fungsi Seleksi

Digunakan untuk menyeleksi setiap individu-individu yang sesuai dengan kkteria yang telah ditentukan. Biasanya digunakan setiap perusahaan-perusahaan besar untuk mencar, memilih serta menyeleksi calon karyawan.



Dibawah ini adalah salah satu link tentang tes psikologi online:


http://www.proprofs.com/quiz-school/story.php?title=latihan-tes-psikotes


C. Psikoterapi


     Penjelasan tentang Psikoterapi

Istilah “Psikoterapi” berasal dari dua kata, yaitu “psiko” dan “terapi”. “Psiko” artinya kejiwaan atau mental dan “terapi” adalah penyembuhan atau usada. Jadi kalau dibahasa Indonesiakan psikoterapi dapat disebut usada jiwa atau usada mental.
Istilah psikoterapi (psychotherapy), mempunyai pengertian yang cukup banyak dan kabur, terutama karena istilah tersebut digunakan dalam berbagai bidang operasional ilmu empiris seperti psikiatri, psikologi, bimbingan dan penyuluhan (guidance and counseling), kerja sosial (case work), pendidikan dan ilmu agama.
Psikoterapi adalah pengobatan penyakit dengan cara kebatinan, atau penerapan pada teknik khusus pada penyembuhan penyakit mental atau pada kesulitan-kesulitan penyesuaian diri setiap hari. Atau penyembuhan lewat keyakinan agama, dan diskusi personal dengan para guru atau teman.
Lewis R. Wolberg. MO (1997) dalam bukunya Hamdani Bakran yang berjudul “Konseling dan Psikoterapi Islam” mengatakan bahwa:
Psikoterapi adalah perawatan dengan menggunakan alat-alat psikologis terhadap permasalahan yang berasal dari kehidupan emosional dimana seorang ahli secara sengaja menciptakan hubungan profesional dengan pasien yang bertujuan: (1) menghilangkan, mengubah atau menemukan gejala-gejala yang ada, (2) memperantarai (perbaikan) pola tingkah laku yang rusak, dan (3) meningkatkan pertumbuhan serta perkembangan yang positif.
Psikoterapi adalah proses profesional dengan menggunakan kode etik tertentu. Ada aturan tertentu kalau proses itu psikoterapi. Antara lain aturan itu menyangkut biaya, waktu, tempat, alat-alat yang digunakan, teknik-teknik yang diterapkan, landasan teori yang mendasari proses terapi.

Pengertian psikoterapi menurut beberapa tokoh:

Watson & Morse (1977)
Bentuk khusus dari interaksi antara dua orang, pasien dan terapis, pada mana pasien memulai interaksi karena ia mencari bantuan psikologik dan terapis menyusun interaksi dengan mempergunakan dasar psikologik untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupannya dengan mengubah pikiran, perasaan dan tindakannya,

Corsini (1989)
Psikoterapi adalah proses formal dari interaksi antara dua pihak, setiap pihak biasanya terdiri dari satu oran, tetapi ada kemungkinan terdiri dari dua orang atau lebih pada setiap pihak, dengan tujuan memperbaiki keadaan yyang tidak menyenangkan (distress) pada salah satu dari kedua pihak karena ketidakmampuan atau malafungsi pada salah satu dari bidang-bidang berikut: fungsi kognitif (kelainan pada fungsi berfikir), fungsi afektif (penderitaan atau kehidupan emosi yang tidak menyenangkan) atau fungsi perilaku (ketidaktepatan perilaku); dengan terapis yang memiliki teori tentang asal-usul kepribadian, perkembangan, mempertahankan dan mengubah bersama-sama dengan beberapa metode perawatan yang mempunyai dasar teori dan profesinya diakui resmi untuk bertindak sebagai terapis.

Ivey & Simek-Downing (1980) 
Psikoterapi adalah proses jangka panjang, berhubungan dengan upaya merekonstruksi seseorang dan perubahan yang lebih besar pada struktur kepribadian.
Menurut pendapat beberapa para ahli diatas, dapat disimpulkan pengertian psikoterapi adalah proses perawatan atau penyembuhan penyakit kejiwaan melalui teknik dan metode psikologi, dimana adanya interaksi antara dua orang yang disebut terapis dan pasien.
Dengan demikian perawatan psikologis melalui psikoterapi adalah perawatan yang secara umum mempergunakan intervensi psikis dengan pendekatan psikologis terhadap pasien yang mengalami gangguan psikis atau hambatan kepribadian. Sebagaimana diketahui, bahwa hambatan pada penderita juga dapatb dilakukan dengan pendekatan dari bidang kedokteran, antaralain dengan farmakoterapi.





     Tujuan dari Psikoterapi dan contoh:

A. Pendekatan Psikoanalisa 

 Psikoanalisis adalah aliran psikologi yang memberi penekanan khusus pada peran ketidaksadaran. Pendekatan ini berfokus pada mengubah masalah perilaku, perasaan dan pikiran dengan cara memahami akar masalah yang biasanya tersembunyi di pikiran bawah sadar. Dua tokoh utama dalam psikoanalisis yaitu Sigmund Feud (1856-1939) yang menciptakan Psychodynamic (Psikodinamik) pertama kali, ia adalah seorang neurologist dari Austria, dan Carl Gustav Jung yang dikenal dengan teori Psikologi Analitis.

Psikoanalisis sebagai teori dari psikoterapi berasal dari uraian Freud bahwa gejala neurotic pada seseorang timbul karena tertahannya ketegangan emosi yang ada, ketegangan yang ada kaitannya dengan ingatan yang ditekan, ingatan mengenai hal-hal yang traumatik dari pengalaman seksual pada masa kecil. Pada tahun 1885 dan 1905, Freud mencoba menggunakan hypnosis sebagai sarana terapeutik untuk regresi dan katarsis. Kemudian ia mengembangkan metode asosiasi bebas. Di akhir karirnya, Freud menyarankan perlunya mengkombinasikan teknik-teknik psikoanalisis dengan hypnosis untuk membuat terapi menjadi lebih singkat dan efektif. Teknik ini dikenal dengan nama hypnoanalisis.

Freud menjelaskan cara kerja psike manusia, terdapat 2 wilayah psike yang utama yaitu kesadaran dan ketidaksadaran. Kesadaran diibaratkan sebagai gunung es yang kelihatan, sementara ketidaksadaran adalah bagian terbesar gunung es yang terbenam di bawah permukaan laut. Freud menambahkan bahwa diantara kesadaran dan ketidaksadaran ada yang namanya prasadar, yang berisi ingatan-ingatan yang sewaktu-waktu masih bisa diangkat ke kesadaran. Dalam ketidaksadaran berisi insting dan pengalaman traumatis yang direpresi.

Psikoanalisis menunjukkan kepada kita bahwa dunia ketidaksadaran adalah dunia psikis yang sangat luas sekaligus sangat bernilai. Teori dan praktek psikodinamik sekarang ini sudah dikembangkan dan dimodifikasi sedemikian rupa oleh para murid dan pengikut Freud guna mendapatkan hasil yang lebih efektif.

Beberapa teknik dasar dalam pendekatan psikoanalisa:
1)      Asosiasi bebas: teknik untuk mengungkapkan segala hal yang ingin dikemukakan yang berhubungan dengan pengalaman traumatik masa lampau dan apa saja yang terjadi pada dirinya dengan leluasa, tanpa dihambat atau dikritik serta tanpa perlu berusaha membuat uraian yang logis, teratur dan penuh arti (Hall & Lindzey, 1993).
2)      Interpretasi: teknik yang digunakan untuk menganalisis asosiasi bebas, mimpi, resistensi, dan transferensi perasaan pasien, dengan tujuan untuk menemukan materi yang tidak disadari.
3)      Analisis mimpi: karena mimpi merupakan ekspresi simbolik dari kebutuhan-kebutuhan yang terdesak, maka teknik ini untuk mencari isi mimpi yang laten (tersembunyi)  sehingga dapat ditemukan sumber-sumber konflik terdesak.
4)      Analisis resistensi: salah satu teknik dimana pasien enggan untuk mengungkapkan materi ketidaksadaran yang mengancam dirinya. Namun terapis harus dapat menerobos pertahanan diri pasien agar dapat teramati, untuk selanjutnya dianalisis dan ditafsirkan, sehingga pasien menyadari alasan timbulnya resistensi tersebut.
5)      Analisis transferensi: dilakukan dengan mengusahakan agar pasien dapat mengembangkan transferensinya guna mengungkapkan kecemasan-kecemasan yang dialami pada masa kanak-kanak.

Tujuan dari pendekatan metode psikoanalisis adalah supaya pasien bisa menyadari apa yang sebelumnya tidak disadarinya. Gangguan psikologis mencerminkan adanya masalah di bawah sadar yang belum terselesaikan. Untuk itu, pasien perlu menggali bawah sadarnya untuk mendapatkan solusi. Dengan memahami masalah yang dialami, maka seseorang bisa mengatasi segala masalahnya melalui “insight” (pemahaman pribadi).

Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan psikodinamik adalah: Ego State Therapy, Part Therapy, Trance Psychotherapy, Free Association, Dream Analysis, Automatic Writing, Ventilation, Catharsis dan lain sebagainya.
Contoh: Seorang perempuan bernama Sarah yang berusia 30 tahun diketahui belum menikah dikarenakan ia mempunyai rasa benci yang amat mendalam terhadap seorang pria. Akhirnya ia datang ke seorang terapis. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata Sarah mempunyai masa lalu yang kelam. Ayahnya meninggal ketika ia masih berumur 6 tahun. Pada saat remaja, ia sering kali dilecehkan oleh seorang pria yang berusia sekitar 20an yang rumahnya tidak jauh dari tempat tinggal Sarah. Pada saat itu, Sarah tidak berani menceritakan ke ibunya karena diancam oleh laki-laki tersebut. Itu sebabnya Sarah menganggap bahwa semua laki-laki itu jahat, maka ia sangat benci terhadap laki-laki.

B. Pendekatan Behaviorisme 

Steven Jay Lynn dan John P. Garske (dalam Sanyata, 2012) menyebutkan bahwa teori dan pendekatan behavior sering disebut sebagai modifikasi perilaku (behavior modification) dan terapi perilaku (behavior therapy), sedangkan menurut Carlton E. Beck (dalam Sanyata, 2012) istilah ini dikenal dengan behavior therapy, behavior counseling, reinforcement therapy, behavior modification, contingency management. Istilah pendekatan behavior pertama kali digunakan oleh Lindzey pada tahun 1954 dan kemudian lebih dikenalkan oleh Lazarus pada tahun 1958. Istilah pendekatan tingkah laku lebih dikenal di Inggris sedangkan di Amerika Serikat lebih terkenal dengan istilah behavior modification. Pendekatan behaviorisme ini berfokus pada hukum pembelajaran. Bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh proses belajar sepanjang hidup.

Menurut Franks (dalam Gunarsa, 2007) ada hal- hal yang sangat berpengaruh terhadap munculnya behavior therapy, yaitu:
1) Hasil penelitian dan tulisan dari I.P. Pavlov (1927, 1928) mengenai percobaan-percobaan dan hasilnya yang telah dilakukan dengan mempergunakan hewan percobaannya (anjing), yang sekarang dikenal dengan nama Classical Conditioning atau Associative Learning.
2) Hasil penelitian dan tulisan dari E.L. Thorndike mengenai proses belajar dengan hadiah yang menghasilkan hukum efek (law of effect), dikenal dengan nama kondisioning aktif atau operant conditioning dan perilaku instrumental.  Operant Conditioning, yaitu konsep bahwa seseorang melakukan sesuatu karena berharap hadiah dan menghindari hukuman.

Menurut Corey (dalam Gunarsa, 2007) terdapat beberapa tahap dalam psikoterapi pendekatan behavioristic, diantaranya:
1) Tahap kondisioning klasik, dimana perilaku yang baru dihasilkan dari individu sevcara pasif.
2) Tahap kondisioning aktif (operant), dimana perubahan-perubahan di lingkungan yang terjadi akibat sesuatu perilaku bisa berfungsi sebagai penguat-ulang (reinforce) agar sesuatu perilaku bisa terus diperlihatkan, sehingga kemungkinan perilaku tersebut akan diperlihatkan terus dan semakin diperkuat.
3) Tahap kognitif, berperan baik dalam proses pemahaman maupun perlakuan terhadap pasien.

Inti dari pendekatan behavior therapy adalah manusia bertindak secara otomatis karena membentuk asosiasi (hubungan sebab-akibat atau aksi-reaksi). Tujuan dari terapi perilaku secara umum adalah untuk menghilangkan pola-pola perilaku maladaptive dan membantu mempelajari perilaku yang efektif/konstruktif, mengubah tingkah laku maladaptive seseorang serta menciptakan kondisi-kondisi yang baru yang memungkinkan terjadinya proses belajar ulang. Pendekatan ini dapat digunakan dalam menyembuhkan berbagai gangguan tingkah laku dari yang sederhana hingga yang kompleks, baik individual maupun kelompok.

Berbagai metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan behavior therapy adalah Exposure and Respon Prevention (ERP), Systematic Desensitization, Behavior Modification, Flooding, Operant Conditioning, Observational Learning, Contingency Management, Matching Law, Habit Reversal Training (HRT) dan lain sebagainya.

Contoh: Pada kasus fobia anjing, penderita fobia mengasosiasikan anjing sebagai sumber kecemasan dan ketakutan karena waktu kecil dia pernah melihat orang yang berlari-lari ketakutan terhadap anjing. Dalam hal ini, penderita telah belajar bahwa "ketika saya melihat anjing maka respon saya adalah perilaku ketakutan sambil berlari menjauhi anjing". Jadi setiap kali ia melhat anjing ia merasa cemas dan takut, bahkan hanya melihat gambar anjing saja ia merasa cemas.

C. Pendekatan Humanistik 

Dalam pendekatan Humanistic Therapy menganggap bahwa setiap manusia itu unik dan setiap manusia mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Menurut Psikologi Humanistik (dalam Basuki, 2008), manusia adalah makhluk kreatif yang dikendalikan oleh nilai-nilai dan pilihan-pilihannya sendiri bukan oleh kekuatan-kekuatan ketidaksadaran. Setiap manusia dengan keunikannya bebas menentukan pilihan hidupnya sendiri. Oleh karena itu, dalam terapi humanistik, seorang psikoterapis berperan sebagai fasilitator perubahan saja, bukan mengarahkan perubahan. Psikoterapis tidak mencoba untuk mempengaruhi pasien melainkan memberi kesempatan pada pasien untuk memunculkan kesadaran dan berubah atas dasar kesadarannya sendiri.

Terapis humanistik berfokus pada pengalaman klien yang subjektif dan disadari. Seperti terapis perilaku, terapis humanistik juga lebih berfokus pada apa yang dialami klien saat ini. Akan tetapi, ada juga persamaan antara terapis psikodinamika dan humanistik, keduanya mengasumsikan bahwa masa lalu mempengaruhi perilaku dan perasaan pada masa kini dan keduanya mencoba untuk memperluas self-insight klien.

Bentuk utama dari terapi humanistik adalah Terapi berpusat individu (client-centered teraphy). Rogers percaya bahwa orang-orang memilki kecenderungan motivasional alami ke arah pertumbuhan, pemenuhan, dan kesehatan. Dalam pandangan Rogers, gangguan psikologis berkembang sebagian besar akibat hambatan yang ditempatkan oleh orang lain dalam perjalanan ke arah self-actualization.

Tujuan dari pendekatan ini adalah agar pasien mengalami keberadaannya secara otentik dengan menjadi sadar atas keberadaan dan potensi-potensi serta sadar bahwa ia dapat membuka diri dan bertindak atas kemampuannya. Metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan humanistik adalah Gestalt Therapy, Client Cantered Psychotherapy, Depth Therapy, Sensitivity Training, Family Therapies, Transpersonal Psychotherapy dan Existential Psychotherapy.
Contoh: Seorang mahasiswi yang bernama Ika semester akhir  sedang merasakan kekhawatiran karena ia akan dilamar oleh pemuda idaman orang tuanya. Keduanya sudah pernah bertemu pada acara keluarga. Menurutnya, pemuda itu mempunyai akhlak yang baik dan sudah bekerja sebagai pegawai negri sipil. Ika menjadi ragu untuk menghadapi lamaran itu karena selama ini dia tidak pernah memiliki teman pria yang special/pacar. Karena teman laki-laki Ika dulu saat masih SMA sudah meninggal karena kecelakaan saat mereka berdua berboncengan motor dari pulang sekolah. Sejak informasi bahwa ada pemuda yang akan melamarnya, perasaannya menjadi asing, dia ingin memberikan kepercayaan namun sangat sulit baginya. Ika selalu terbayang bahwa dia bisa saja kehilangan lagi orang yang dia kasihi, namun disisi lain Ika merasakan kesepian dan membutuhkan seorang teman yang bisa memahaminya. Ketidakkonsistenan dan pertentangan ini membuat Ika menjadi bingung dan datang ke seorang terapis.


D. Pendekatan Kognitif

Terapi Kognitif (Cognitive Therapy) adalah terapi yang mempergunakan pendekatan terstruktur, aktif, direktif dan berjangka waktu singkat, untuk menghadapi berbagai hambatan dalam kepribadian, misalnya kecemasan atau depresi. Terapi kognitif punya konsep bahwa perilaku manusia itu dipengaruhi oleh pikirannya. Oleh karena itu, pendekatan Cognitive Therapy lebih fokus pada memodifikasi pola pikiran untuk bisa mengubah perilaku. Pandangan Cognitive Therapy adalah bahwa disfungsi pikiran menyebabkan disfungsi perasaan dan disfungsi perilaku. Tokoh besar dalam cognitive therapy antara lain Albert Ellis dan Aaron Beck.

Menurut Emair (dalam Selvera, 2013) Terapi kognitif untuk mengatasi keyakinan-keyakinan negatif atau kesalahan dalam proses kognitif pada individu yang mengalami gangguan somatisasi. Terapi kognitif adalah bentuk terapi di mana pasien atau subjek diajarkan keterampilan mengidentifikasi,mengevaluasi dan menanggapi dirinya sendiri sehingga mengalahkan pikiran-pikiran yang menyimpang serta menerapkan terapi kognitif untuk mengubah pikiran, suasana hati dan perilaku pada penderita gangguan somatisasi. Tujuan utama dalam pendekatan Cognitive adalah mengubah pola pikir dengan cara meningkatkan kesadaran dan berpikir rasional. Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan Cognitive adalah Collaborative Empiricism, Guided Discovery, Socratic Questioning, Neurolinguistic Programming, Rational Emotive Therapy (RET), Cognitive Shifting. Cognitive Analytic Therapy (CAT)  dan sebagainya.

Contoh: ada seorang pria paruh baya yang datang ke seorang terapis untuk mengatasi ketakutannya terhadap legenda masyarakat mengenai hantu. Ia mengatakan bahwa jika ia mengaca pada malam hari dan mengatakan “bum ba bum” maka hantu akan datang dan membunuhnya.


    Perbedaan Psikoterapi dan Konseling

Psikoterapi menangani penyimpangan yang merusak dan baru kemudian menangani usaha pencegahannya.
          Konseling bertujuan dalam membantu seseorang menghadapi tugas-tugas perkembangan agar bisa berlangsung lancar.

Menurur Mowrer (1953)
konseling berhubungan dengan usaha mengatasi klien yang mengalami gangguan kecemasan biasa (normal anxiety), sedangkan psikoterapi berusaha menyembuhkan klien atau pasien yang menderita neurosis-kecemasan (neurotic anxiety).

Brammer & Shostroom (1977) mengemukakan bahwa:

1.      Konseling ditandai oleh adanya terminologi seperti: educational, supportive, vocational, situasional, problem solving, conscious awareness, normal, present-time, short therm.
2.      Psikoterapi ditandai oleh: supportive(dalam keadaan krisis), reconstructive, depthemphasis, analitycal, focus on the past, neurotics and other severe emotional problems and long term.
Perbedaan konseling dan psikoterapi disimpulkan oleh Pallone (1977) dan Patterson (1973) yang dikutip oleh Thompson dan Rudolph (1983) sebagai berikut:

·         Konseling untuk:
-          Klien
-          Gangguan yang kurang serius
-          Masalah: jabatan, pendidikan
-          Berhubungan dengan pencegahan
-          Lingkungan pendidikan dan nonmedis
-          Berhubungan dengan kesadaran
-          Metode pendidikan

·         Psikoterapi untuk:
-          Pasien
-          Gangguan yang serius
-          Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
-          Berhubungan dengan penyembuhan
-          Lingkungan medis
-          Berhubungan dengan ketidaksadaran
-          Metode penyembuhan


Bentuk dari terapi dan contoh

          Terapi dalam Psikoterapi terdapat bentuk-bentuk utama diantaranya adalah:

1. Tetapi Supportive (terapi suportif)

a. Definisi terapi suportif

Suatu bentuk terapi alternatif yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien beradaptasi dengan baik terhadap suatu masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan suatu kenyamanan hidup terhadap gangguan psikisnya.


b. Tujuan dari terapi suportif adalah

• Menaikkan fungsi psikologi dan sosial
• Menyokong harga dirinya dan keyakinan dirinya sebanyak mungkin
• Menyadari realitas, keterbatasannya, agar dapat diterima
• Mencegah terjadinya relaps
• Bertujuan agar penyesuaian baik
• Mencegah ketergantungan pada dokter
• Memindahkan dukungan profesional kepada keluarga



c. Macam-macam teknik terapi suportif:

(1) Guidance/Bimbingan, yakni prosedur pemberian pertolongan secara aktif dengan cara memberikan fakta dan interpretasi' dalam bidang pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial dan bidang-bidang Kesehatan

(2) Manipulasi lingkungan, yakni usaha untuk menyelesaikan problem-problem emosional klien dengan cara menghilangkan atau mengubah unsur-unsur lingkungan yang tidak menguntungkan

(3) Eksternalisasi perhatian, yakni usaha untuk mengalihkan perhatian klien yang mengalami keeeinasan atau depresi dengan jalan memberikan dorongan agar klien dapat memulai lagi aktivitas yang pernah disenanginya ataupun mengembangkan kesenangan baru untuk mengisi waktu senggangnya. Jenis-jenis eksternalisasi perhatian antara lain terapi kerja, terapi musik,terapi gerak dan tari, terapi syair, terapi sosial

(4) Sugesti-prestis, yakni usaha terapis untuk mensugesti klien, yakni memberikan pengaruh psikis tanpa daya kritik

(5) Meyakinkan kembali (reassurance), terapi ini biasanya menyertai pada setiap terapi. Klien yang merasa dieengkam ketakutan yang irasional perlu ditenangkan dan dihibur.Terapis perlu mendiskusikan ketakutan-ketakutan tersebut secara terbuka dengan kliennya untuk menjelaskan bahwa ketakutan itu tidak rasional atau tidak berdasar

(6) Dorongan dan paksaan, yakni dengan memberikan ren-'ara' dan punishment untuk menstimulasi perilaku klien sesuai yang diharapkan. Di antaranya dengan cara klien diberi tugas untuk melawan impuls-impuls yang menimbulkan neurotik, berusaha menghilangkan atau mengurangi intcnsitasnya sampai di bawah titik kritis

(7) Persuasi, yakni mendasari diri pada anggapan bahwa dalam diri klien mempunyai sesuatu kekuatan untuk proses emosinya yang patologis dengan kekuatan dan kemampuan ataupun dengan menggunakan common sensenya sendiri, sebab pada umumnya orang yang menderita gangguan jiwa dalam keadaan intelek tertutup emosi

(8) Pengakuan dan penyaluran, yakni dengan cara mengeluarkan isi hati kepada orang lain. Pendekatan ini untuk mengurangi tekanan yang ada pada klien, sebab dengan adanya pengakuan dan penyaluran maka segala rasa tertekan yang mengganjal dapat dilepaskan (katarsis)

(9)Terapi kelompok pemberi inspirasi, yakni terapi kelompok yang terdiri dari klien yang memiliki problem sejenis

2. Terapi reeducative (Reedukatif)

A. Definisi Terapi reedukatif
Membangkitkan pengertian pada penderita tentang konflik-konflik jiwa yang dikandungnya,yang terutama terletak dalam alam sadarnya.terapi ini lebih banyak menempatkan konflik konflik alam sadar, dengan usaha berencana untuk menyesuaikan diri kembali, memodifikasi tujuan dan membangkitkan serta mempergunakan potensi-potensi kreatif yang ada.

B. Contoh Psikoterapi Reedukatif:
Terapi Manusia                        : Terapi untuk kepentingan individu
Terapi kelompok                     : Terapi untuk kepentingan kelompok
Terapi Keluarga                       : Berkaitan tentang relasi terdekat



3. Terapi Reconstructive(rekonstruktif)

A. Definisi Terapi Rekonstruktif
Terapi Rekonstruktif yakni menyelami alam tak sadar melalui teknik seperti asosiasi bebas, interpretasi mimpi, analisa daripada transfersi atau lebih mudahnya Dicapainya tilikan (insight) akan konflik-konflik nirsadar, dengan usaha untuk mencapai perubahan luas struktur kepribadian seseorang.

B. Tujuan Terapi Rekonstruktif

Perombakan radikal daripada corak kepribadian hingga tak hanya tercapai suatu penyesuaian diri yang lebih efisien,akan tetapi juga suatu maturasi daripada perkembangan emosional dengandilahirkannya potensi adaptif baru


C. Cara atau pendekatan
Psikoanalisis klasik dan Neo-Freudian (Adler, Jung, Sullivan, Horney, Reich, Fromm, Kohut, dll.), psikoterapi berorientasi psikoanalitik atau dinamik.


D. Teknik Psikoanalisis Freud
Freud membagi mind ke dalam consciousness, preconsciousness dan unconsciousness. Dari ketiga aspek kesadaran, unconsciousness adalah yang paling dominan dan paling penting dalam menentukan perilaku manusia (analoginya dengan gunung es). Di dalam unsconscious tersimpan ingatan masa kecil, energi psikis yang besar dan instink. Preconsciousness berperan sebagai jembatan antara conscious dan unconscious, berisi ingatan atau ide yang dapat diakses kapan saja. Consciousness hanyalah bagian kecil dari mind, namun satu-satunya bagian yang memiliki kontak langsung dengan realitas.

Freud mengembangkan konsep struktur mind di atas dengan mengembangkan ‘mind apparatus’, yaitu yang dikenal dengan struktur kepribadian Freud dan menjadi konstruknya yang terpenting, yaitu id, ego dan super ego.

Id adalah struktur paling mendasar dari kepribadian, seluruhnya tidak disadari dan bekerja menurut prinsip kesenangan, tujuannya pemenuhan kepuasan yang segera.

Ego berkembang dari id, struktur kepribadian yang mengontrol kesadaran dan mengambil keputusan atas perilaku manusia. Superego, berkembang dari ego saat manusia mengerti nilai baik buruk dan moral.

Superego merefleksikan nilai-nilai sosial dan menyadarkan individu atas tuntuta moral. Apabila terjadi pelanggaran nilai, superego menghukum ego dengan menimbulkan rasa salah.


sumber:
https://id.wikipedia.org
https://www.zenius.net/blog/10859/fakultas-jurusan-psikologi-indonesia
www.pengertianpakar.com ›
http://anisacabell.blogspot.co.id/

Jumat, 04 November 2016

Tugas 2 Psikologi dan Teknologi Komputer - Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal

Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal 
Wildayati Aulia

17515568

2PA11


Psikologi Ketertarikan Interpersonal dalam Internet

Dalam berinternet para netter dibuai dengan banyaknya fitur internet seperti mailing, chatting, gaming, serta jejaring sosial. Dalam menggunakan fitur tersebut kita biasanya tidaklah sendiri, melainkan kita bertemu netter lain baik secara langsung maupun tidak dan karena hal tersebut muncullah komunikasi diantara para netter karena desakan kebutuhan manusia seperti kebutuhan akan aktualisasi diri dan kebutuhan akan eksistensi orang lain. Dari komunikasi itulah timbul ketertarikan antara netter satu dengan lainnya seperti seorang gamer yang menjagokan karakter buatan orang lain yang jauh lebih kuat dari karakter game yang ia buat, atau seorang pengguna jejaring sosial yang tertarik dengan lawan jenis setelah melihat gambar profil orang lain yang dianggapnya menarik, bahkan dengan fitur teleconference yang juga disediakan dalam berinternet menambah peluang terjadinya ketertarikan antara netter satu dengan lainnya.

Hambatan Psikologi dalam Interpersonal-Relation





Sejalan berkembangnya ketertarikan interpersonal dalam internet muncullah suatu relationship (hubungan) seperti pertemanan, murid-guru, kelompok, hubungan kerja, bahkan hubungan kekasih. Namun dalam berjalannya hubungan tersebut tidak sepenuhnya lancar atau aman, bahkan ada beberapa kejadian dimana suatu hubungan harus hancur karena beberapa hal yaitu :

Identitas Palsu, 
dalam dunia maya seorang netter dapat menggunakan identitas palsu seperti identitas palsu yang dirancang seseorang pada akun facebooknya, atau bisa juga orang tersebut memalsukan sebagian statusnya seperti seorang yang telah menikan memasang status single pada facebooknya untuk mencari perhatian orang lain atau memudahkannya mencapai sesuatu.

Kurang Terjaminnya Komitmen, 
setiap hubungan dibutuhkan adanya komitmen dimana kedua belah pihak memiliki suatu persetujuan yang bersifat mengikat. Dalam dunia maya seseorang bisa saja berjanji dan kemudian pooof menghilang begitu saja dan melupakan semua kesepakatan seperti pada kegiatan jual beli online sering terjadi penipuan dimana korban telah menyetor uang tetapi barang tidak dikirim atau sebaliknya, dan kemudian penjual atau pembeli yang belum memenuhi janjinya itu menghilang atau tidak online lagi.

Kurang Berlakunya Norma dan Etika, 

sering jika anda berkunjung ke situs (yahoo.com) dimana situs tersebut memberikan informasi tentang suatu hal mengenai suatu agama, ragam, atau suku maka anda akan menemui komentar-komentar yang diketik dengan eksplisit dimana pada komentar tersebut menjelek-jelekkan suatu RAS, baik komentar pro ataupun kontra.

Perilaku Negatif dalam Interpersonal Online-Relation

Selain adanya hambatan dalam terjalinnya hubungan di dunia maya di dalamnya juga terdapat beberapa perilaku negatif seperti adanya cyber-cheating dan cyber flirting.

Cyber Cheating, 
atau perselingkuhan yang terjadi di internet dapat terjadi ketika seseorang yang telah memiliki pasangan memiliki hubungan yang dekat pula dengan orang lain. Misalkan seorang istri memiliki akun jejaring sosial dimana mantannya masih terdaftar dalam daftar temanya dan selama ini dia sering chatting dengan kata-kata mesra dan menggoda dengan mantannya itu, maka hal tersebut dapat dikatakan dengan cyber-cheating.

Cyber Flirting, 
atau merayu yang dilakukan dalam dunia maya. cyber flirting adalah suatu hal yang umum yang terjadi di jejaring sosial bahkan game. Namun dalam terjadinya banyak terjadi ketidak amanan yang membuatnya dikategorikan sebagai perilaku negatif, contohnya adalah dalam cyber flirting orang bisa menggunakan bahasa yang tidak pantas, ditambah lagi jika dalam terjadinya terdapat kepalsuan identitas maka semakin menjadi perilaku negatif cyber flirting tersebut.

Computer Supported Cooperative Work
CSCW pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka. CSCW mengangkat isu seputar bagaimana aktivitas-aktivitas kolaboratif dan koordinasi didalamnya dapat didukung teknologi komputer. Beberapa orang menyamakan CSCW dengan groupware, namun yang lain mengatakan bahwa groupware merujuk kepada wujud nyata dari sistem berbasis komputer, sedangkan CSCW berfokus pada studi mengenai kakas dan teknik dari groupware itu sendiri, termasuk didalamnya efek yang timbul baik secara psikologi maupun sosial.

Dengan CSCW maka groupware dapat dimaksimalkan dengan kakas dan teknik yang dikembangkan oleh CSCW tersebut. Sehingga sistem kerja kelompok yang terkoneksi internet bisa dimaksimalkan serta dicari pengembangannya lebih lanjut.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Computer_supported_cooperative_work
https://deathneverlost.wordpress.com

Tugas 2 Psikologi dan Teknologi Komputer - Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal

Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal
Wildayati Aulia
17515568
2PA11
      A.Sejarah komunitas online

Menurut Ferguson et al., 2004, komunitas online adalah sebuah tempat dimana sekelompok orang berkumpul untuk berbagi sence of community sebagaimana orang-orang yang tidak saling mengenal memiliki kesamaan ketertarikan minat, didalam sebuah situs internet yang menawarkan beberapa layanan onlinr, meliputi beberapa akses kepada lingkungan sosial, layanan komunitas, informasi resmi, dan layanan e-commerce kepada penghuninya.Komunitas maya diciptakan untuk saling berkomunikasi di antara para pengguna internet dengan menggunakan teknologi yang mengguakan platform internet.Walaupun begitu, saat internet populer di kalangan awam, yaitu sejak munculnya http sebagai landasan website, masyarakat baru sekedar menggunakan internet untuk mencari berita atau komunikasi melalui e- mail.Namun segera setelah itu, komunitas maya yang terdiri dari pengguna awam juga mulai terbentuk.Komunitas maya bisa berupa mailing list, newsgroup atau bulletin board.

1.Tahun 1997, Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com 

walaupun sebenarnya pada tahun 1995 terdapat situs Classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, Sixdegree.com di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding Classmates.com

2.Tahun 1999, Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger.

Situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial.

3.Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 

oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat.Mulanya Kaskus yang dikembangkan oleh Andrew, Ronald, dan Budi ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mereka. Konsep awal Kaskus sebenarnya adalah situs yang mampu mengentaskan dahaga mahasiswa Indonesia di luar negeri akan kampung halaman melalui berita-berita Indonesia. Situs www.kaskus.us pada saat ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia.Anggotanya, yang pada saat ini berjumlah lebih dari 2.000.000 member, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya.Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

4.Tahun 2002, Berdirinya Friendster, 

situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal akibat ledakan para penggunanya.

5.Tahun 2003, Berdirinya LinkedIn, 

tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang.
Selain LinkedIn terdapat juga MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya, sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly.

6.Tahun 2004, Lahirnya Facebook, 

situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak
Tahun 2006, Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.

7.Tahun 2011, Lahirnya Google+,


 google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.

     B.       Polarisasi dalam Internet – Polarisasi Kelompok.


Polarisasi adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem. Bila sebelum diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras.

Berdasarkan perbedaan status, keadaan, kepribadian, dan kebiasaan para pengguna internet umumnya akan terbentuk kelompok-kelompok atau forum-forum yang memiliki tujuan masing-masing. Pengelompokan di internet juga dapat berasal dari fasilitas internet yang beragam seperti beragamnya layanan yang disediakan internet seperti fasilitas jejaring sosial, fasilitas streaming, fasilitas berbagi informasi, fasilitas unggah dan unduh, fasilitas jual beli, fasilitas cloud software, dan sebagainya. Hal tersebut dapat kita katakan sebagai sebuah polarisasi internet, yang daripadanya akan terbentuk kelompok-kelompok pengguna.


     C.      Kelompok Unik dalam Internet – Kelompok Kerja Virtual. 


Di dalam dunia internet terdapat banyak sekali kelompok-kelompok atau biasa yang disebut dengan komunitas (fanbase) dari kelompok musik, kelompok jual beli barang, kelompok sosial, dsb. Ini sangat bermanfaat bagi si pengguna karena mulai dari dunia maya kita dapat mengenal satu sama lain orang-orang yang mempunyai hobi dan kebiasaan yang sama, orang-orang yang tadinya tidak kita kenal tetapi dengan adanya kelompok unik ini melalui internet kita dapat bersosialisasi dengan anggota-anggota lain.
Kelompok Unik di Internetvterjadi karena perbedaan layanan pada internet seperti :

        1. Jejaring Sosial,   
        2. Streaming
        3. Forum Komunitas Maya
        4. Cloud Storage
        5. Surel
        6. Blog
        7. Milist
        8. Chatting dan Teleconference

      D.         Kelompok Kerja & Brainstroming Elektronik. 


Brainstorming merupakan teknik kreativitas yang dirancang untuk menghasilkan sejumlah ide - ide besar untuk solusi suatu masalah. Elektronik brainstorming adalah versi komputerisasi dari teknik brainwriting manual. Hal ini biasanya didukung oleh sistem rapat elektronik (EMS), tetapi juga bentuk yang lebih sederhana dapat dilakukan melalui email dan mungkin browser berbasis, atau menggunakan peer-to-peer software. Dengan sistem pertemuan elektronik, peserta berbagi daftar ide di atas internet. Ide dimasukkan secara independen. Kontribusi segera menjadi terlihat untuk semua dan biasanya anonim untuk mendorong keterbukaan dan mengurangi prasangka pribadi. Modern EMS juga mendukung sesi brainstorming asynchronous selama waktu yang lama serta kegiatan tindak lanjut khas dalam pemecahan masalah secara kreatif kategorisasi proses seperti ide, penghapusan duplikat, penilaian dan diskusi atau kontroversial diprioritaskan brainstorming ide.
E.         Mengembangkan Kepercayaan dalam Tim Virtual.

Untuk menciptakan teknologi baru para anggota Tim Virtual dituntut untuk berkolaborasi antar anggota tim . Hal ini hars ditunjang dengan dipupuknya kepercayaaan antar anggota tim . Hal ini dapat dilakukan oleh Leader tim dengan melakukan langkah - langkah sebagai berikut :
·         1. Meningkatkan tanggung jawab bersama
·         2. Pertukaran informasi
·         3. Pengembangan ide - ide baru
·         4. Memberikan motivasi kepada team
·         Berani mengambil resiko dan tanggung jawab ketika proyek tersebut mendapat masalah dan dengan cepat menyelesaikan masalah tersebut

·         Menciptakan kejujuran dan keterbukaan satu sama lain 


sumber:
http://fitriasari123.blogspot.co.id
http://monicfebriani.blogspot.co.id/2013/12/sejarah-komunitas-online-polaritas.html

Tugas 2 Psikologi dan Teknologi Komputer - Internet Addiction

Internet Addiction
Wildayati Aulia
17515568
2PA11
Internet Addiction
 
Sebelum membahas tentang internet addiction disorder mari kita ketahui lebih dulu pengertian internet. internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung meenggunakan standar sistem global TCP/IP sebagai pratocol pertukaran paket untuk melayani miliaran pengguna diseluruh dunia. Dimana di dalam jaringan tersebut menpunyai berbagai macam informasi serta fasilitas layanan internet. Internet memudahkan kita mengerjakan apapun. dengan disediakannya fasilitas oleh penyedia jasa internet, tak jarang orang akan menjadi kecanduan menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari nya.

    Pengertian Internet Addiction
Internet Addiction Disorder atau yang lebih sering dikenal kecanduan internet adalah penggunaan secara berlebihan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang kecanduan internet terlihat dari banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online atau bermain internet tanpa peduli bahkan lupa dengan aktivitas lainnya bahkan kehidupan sekitar mereka. Gangguan dalam kecanduan internet meliputi pornografi, judi online, game online chatting dan lain-lain.

    Jenis-jenis internet Addiction

1. Cybersexual Addiction

individu yang sering mengunjungi situs dewasa, melihat hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit dan terlihat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar atau file-file khusus orang dewasa.

2. Cyber-Relationship Addiction

mengacu pada individu yang senang mencari teman secara online. individu tersebut menjadi kecanduan untuk mengikuti layanan chatroom dan seringkali menjadi terlalu terlibat dalam hubungan pertemanna online atau terikat dengan perselingkuhan virtual

3. Net Compulsions

yang termasuk dalam kategori ini adalah : perjudian online, belanja online, dan perdagangan online

4. Information Overload

informasi yang tersedia di internet menimbulkan perilaku konfulsif

5. Computer Addiction

kecanduan internet yang secara  terus menerus dapat menimbulkan masalah dalam lingkungan kehidupannya.

    Penyebab kecanduan internet

1. mencari kesenangan

2. memiliki mabisi yang tinggi

3. gagal dalam kehidupan nyata

4. intelektualitas tinggi

5. kurangnya perhatian dari orang tua

    Gejala seseorang kecanduan internet

– tidak bisa mengetur waktu untuk online dan untuk kegiatan lain

– lebih senang menghabiskan waktu online daripada waktu bersama keluaraga dan teman

– mengorbankan waktu tidur hanya untuk bisa online

– marah ketika waktu online dibatasi

– tidak bisa mengontrol perilaku termasuk agresif

    Cara Mengatasi Internet Addiction (kecanduan internet)


1. cari tahu masalahnya

jika anda menggunakan internet sebagai pelarian dari masalah depresi, gelisah atau masalah hubungan bukan internet peleriannya. Memanfaatkan internet sebagai tempat pelarian hanya akan membuat anda semakin kecanduan internet. psikoterapi bisa menjadi alternatif. disana anda akan dapat belajar bagaimana memanage stres yang baik.

2. kenali pemicunya

menjadi seorang pecandu internet tentu karena dipicu sutu hal. cari tahu dan kenali pemicunya. Apakah anda bosan, stres atau kesepian? jika hal tersebut yang menjadi penyebabnya coba buat cara alternatif untuk menghadapi perasaan tersebut. contohnya memperbanyak kesibukan atau berjalan-jalan dengan teman

3. kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama-lama di internet

bagi yang sudah kecanduan dengan internet coba sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan anda bergaul terlalu lama dengan internet. misalnya jika anda biasanya menghabiskan waktu 10 jam untuk berinternet coba kurangi 2 jam saja untuk melakukan hal-hal lain seperti berkumpul dengan keluarga atau mengikuti kegiatan sosial lainnya.

4. ubah pola kebiasaan online

salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan internet adalah denagn  mengubah pola kebiasaan berinternet

5. atur ulang jadwal rutinitas

Jika Anda biasanya memeriksa e-mail pada pagi hari setelah bangun tidur, coba periksalah e-mail tersebut setelah sarapan. Tak adal salahnya menikmati waktu sarapan bersama keluarga karena bisa mempererat keharmonisan hubungan. Jika sepulang dari kantor biasanya Anda langsung nongkrong di internet, tunggulah sampai setelah makan malam. Sambil menunggu makan malam Anda bisa berleyeh-leyeh di sofa sambil mendengarkan musik mungkin?
Mengajak teman yang bisa mengingatkan kita ketika kita tenggelam dalam keasyikan berinternet.
Menaruh komputer dan internet di tempat yang terbuka, juga menghubungkan diri dengan internet ketika berada di tempat publik. Kenyamanan berinternet memang berkurang, tetapi akan mengurangi risiko kecanduan.


sumber :

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

2. http://savinamaharanivajni.blogspot.com/2012/11/internet-addiction-disorder.html

3. http://aditiodoank.wordpress.com/2010/11/24/kecanduan-internet/

4. http://magneticinfo.blogspot.com/2012/03/beberapa-cara-mengatasi-kecanduan.html

5. http://ictwatch.com/internetsehat/2012/07/18/12-gejala-anak-kecanduan-internet/

Tugas 2 Psikologi dan Teknologi Komputer - Psikologi dan Internet dalam Lingkup Intrapersonal

Psikologi dan Internet dalam Lingkup Intrapersonal
Wildayati Aulia
17515568
2PA11




 A.Peran Sosial

         Peran sosial adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan status sosialnya. Antara peran dan status sudah tidak dapat dipisahkan lagi. Tidak ada peran tanpa status sosial atau sebaliknya. Peran sosial bersifat dinamis sedangkan status sosial bersifat statis. 

B. Dampak Negatif Dalam Penggunaan Internet



1. Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

2. Carding
Cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

3. Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
a. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
b. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
c. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
d. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut

4. Beberapa Interaksi remaja dengan internet juga dapat berdampak pada perkembangan aspek emosi yang tidak adekuat. Bila internet digunakan tanpa control yang baik, maka akan menyebabkan tingginya resiko untuk menjadi ketergantungan (addiction).



SUMBER:

http://putriraturetno.blogspot.co.id/2011/11/aspek-psikologis-teknologi-internet.html
http://www.abimuda.com/2015/11/pengertian-peran-sosial-dan-contoh.html

Sabtu, 15 Oktober 2016

Tugas 1 Psikologi dan Teknologi Komputer - Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal

Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal
Wildayati Aulia
17515568
2PA11

1. Aspek Psikologi dari Individu Pengguna Internet
   Banyak sekali terjadinya fenomena identitas diri melalui internet secara identitas nyata maupun identitas virtual yang memungkinkan individu mengubah sama sekali identitas nyatanya ke sebuah identitas lain yang sifatnya virtual dan karakteristik seseorang indvidu. Sekarang banyak sekali jejaring sosial yang bermuculan, seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, AskFm dan masih banyak lagi jejaring sosial lainnya. Banyak orang  diluar sana mengunakan identitas palsu atau bisa disebut anonim untuk mendaftrakan diri atau menjadi penguna aktif dari salah satu jaringan sosial. Antaralain faktor-faktor yang membuat seseorang mengunakan identitas palsu mereka adalah untuk menutup jejak didunia maya dan menjaga repotasi harga diri mereka. Dimana seseorang ingin meluapkan emosinya didunia maya, tanpa diketahui oleh orang lain siapa diri dia sebenarnya.

   Karakteristik seseorang akan telihat berbeda, ketika dia berada didunia nyata dengan pada saat dia berada di jejaring sosial. Saat didunia nyata mungkin seseorang tersebut dilihat karakternya sangat pendiam, pemalu, menyendiri dan tidak mudah bergaul atau bahkan tidak asik untuk diajak berbicara, namun lain halnya saat dia didunia maya. Karakter dia menjadi anak yang mudah bergaul, cerewet dan asik untuk diajak berbicara.

   Mungkin salah satu contoh kasusnya yang sedang heboh di media massa saat ini adalah sebuah akun Twitter dengan nama akun @T********** 2000, dimana dia banyak mentweet tentang seorang politikus dan merusak nama baik orang yang bersangkutan, karena masalah ini orang yang memiliki akun tersebut dapat diancam dengan pasal yang setimpal dengan perbuatan yang ia lakukan. Namun dengan identitas palsu yang dia gunakan untuk membuat akun tersebut, polisi pun sulit untuk mencari keberadaannya.

   Dampak Positif :
   1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
   2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
   3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
   4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
   5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
   6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran atau penjualan.

   Dampak Negatif :
   1. Internet atau jejaring sosial sering disalah gunakan pada sebagian orang
   2. Banyak terjadi penipuan
   3. Banyak terjadi perdagangan wanita di jejaring sosial

2. Aspek Demografis dari Individu Pengguna Internet
   Aspek demografis adalah aspek yang harus mempertimbangkan gender, usia, budaya dan SES ( Social – Economic – Status ) dalam interaksi individu dan internet. Kita tahu bahwa situs jejaring sosial saat ini memiliki beragam fitus teknis. Namun pada umunya, mereka memuat dan memperlihatkan profil penggunanya serta daftar teman yang juga merupakan pengguna dalam system tersebut. Umumnya profil tersebut disusun berdasarkan pernyataan yang mengacu pada usia, gender, lokasi, dan “tentang saya”. Biasanya pengguna dapat mengetahui gender pengguna lain berdasarkan nama atau foto profil yang diunggah pengguna lain. Ini digunakan untuk memperkenalkan diri kepada dunia maya tentang siapa dan bagaimana tentang dirinya.

   Studi mengenai komunikasi interpersonal dan media, para peneliti telah mengembangkan tipologi untuk berbagai motif dalam penggunaan internet, yaitu:
   1. Kegunaan interpersonal
   2. Mengisi waktu luang
   3. Pencarian informasi
   4. Kemudahan/kenyamanan
   5. Hiburan

   Diseluruh di dunia terutama di Indonesia, usia muda adalah usia yang banyak menggunkan internet dan banyak menghabiskan waktunya didunia maya dan bersosialisaisi dijejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram ataupun jaringan sosial yang lain. Pemasar yang ingin memasarkan barang produksi untuk kaula muda dapat memanfaatkan social media sebagai sarana promosi yang sangat ampuh. Contohnnya adalah situs http://www.berniaga.com/  yang dimana pemasar dapat mempromosikan barang produksinya disitus tersebut.

   Dampak Positif :
   1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
   2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
   3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
   4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
   5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
   6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran atau penjualan.

   Dampak Negatif :
   1. Banyak terjadi penipuan
   2. Keluar masuknya kebudayaan – kebudayaan asing melalui media massa

Sumber :
http://komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/dmnm/2004-e-customers-analisis-perbedaan-antara-demografi-psikografi-synchografi-dan-technog
http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/viewFile/1308/1067
http://www.psikologizone.com/dampak-psikologis-teknologi-komunikasi/06511992


Tugas 1 Psikologi dan Teknologi Komputer - Layanan Internet

Layanan Internet
WILDAYATI AULIA
17515568
2PA11

1. World Wide Web
   World wide web merupakan kepanjangan dari www yang berupa ruang informasi yang dipakai oleh pengenal di internet secara global. Pengertian world wide web sendiri adalah suatu pengidentifikasian sumber seragam untuk mengetahui secara pasti sumber data berguna dalam sebuah internet. Www merupakan bagian dari internet dan bukanlah dari keseluruhan internet.
   Contoh :
   www.gmail.com
   www.gunadarma.ac.id
   www.yahoo.com
  

2. Electronic Mail (Email)
   Surat elektonik sebagai sarana menerima dan mengirim surat melalui jalur Internet atau bisa juga diartikan surat dengan format digital (ditulis dengan menggunakan komputer atau gedget yang telah mendukung aplikasi email) dan dikirimkan melalui jaringan Internet.
   Contoh :
   Gmail, Yahoo
  

3. Search Engine
   (Mesin Pencari) adalah sebuah sistem software yang di desain untuk mencari berbagai informasi yang tersimpan dalam layanan World Wide Web (WWW), File Transfer Protocol (FTP), Mailing List, atau News Group yang berada di dalam sebuah atau sejumlah Server dalam suatu batasan jaringan
   Contoh :
   • Bing (bing.com)
   • Google (google.com)
   • MSN (msn.com)
   • Yahoo (yahoo.com)
 


 

4. Chatting
   Chatting adalah kegiatan berkomunikasi dalam dunia internet secara langsung oleh sesama pengguna internet tersebut saat sedang online pada waktu yang sama. Bentuk komunikasi saat chatting dapat berupa suara, teks atau dalam bentuk video langsung dan berbicara tanpa teks.
   Contoh :
   1. Blackberry Messenger

      Kelebihan :
      ► BBM sudah cukup popular sehingga rasanya hampir setiap orang memiliki aplikasi chat yang satu ini.
      ► Lebih private karena adanya pin
      ► Kemudahan dalam berkirim berbagai data mulai dari teks, gambar, atau video sehingga bagi pebisnis online shop dapat lebih mudah mempromosikan dagangan mereka.

      Kekurangan :
      - Versi Blackberry Messenger yang ada pada ponsel dengan sistem operasi android dan IoS dikabarkan sering mengalami gangguan.
      - Jumlah member pada grup yang ada di Blackberry kabarnya maksimal hanya bisa 30 orang, sementara Whatsapp bisa sampai 100 orang.
      - Tidak fasilitas stiker seperti pada Line sehingga bagi beberapa orang berkomunikasi via BBM seringkali dianggap kurang ekspresif.

   2. Whatsapp

      Kelebihan :
      ► Whatsapp dinilai sebagai aplikasi chat paling enteng sehingga tidak membuat ponsel jadi cepat hang
      ► Pengguna dapat membuat grup dengan jumlah member mencapai 100 orang. Artinya bila kamu adalah seorang pedagang online dapat membuat grup baik khusus customer, reseller, atau mungkinsupplier.
      ► Kini sudah fasilitas Whatsapp call yang memungkinkan antara kamu dan teman lainnya menelepon tanpa terkena pulsa alias hanya menggunakan kuota internet.

      Kekurangan :
      - Semua orang bisa menambahkan contact kita sebagai teman dengan hanya menyimpan nomer yang kita punya. Bagi beberapa orang, Whatsapp dinilai kurang privat.
      - Hanya gratis pada tahun pertama. Tahun berikutnya pengguna harus membayar sebesar Rp 10.000/tahun.
      - Belum bisa videocall

   3. Line

      Kelebihan :
      ► Bisa mengirim berbagai data mulai dari gambar, audio, dan video.
      ► Bila kamu memerlukan, Line menyediakan fasilitas Line call dan juga Video call.
      ► Grup di Line bisa diisi hingga mencapai 100 orang.

      Kekurangan :
      - Termasuk sering mengalami gangguan seperti pesan yang terlambat terkirim misalnya.
      - Cukup berat aplikasinya sehingga terkadang bikin ponsel jadi berat.
      - Beberapa akun official seperti: Line Event, Line Official, atau Line Game terkadang terlalu sering mengirim pesan sehingga tak jarang menganggu pengguna

5. Netiquette (Etika dalam Berinternet)
   Netiquette (Network Etiqutte) atau etika berinternet yaitu semacam tata krama menggunakan internet yang erat kaitannya dengan kepribadian seseorang tentang bagaimana kita berlaku bijaksana dalam menggunakan teknologi informasi.

   Beberapa aturan yang ada pada Nettiquete ini adalah :
   • Amankan dulu diri anda, maksudnya adalah amankan semua properti anda, dapat dimulai dari mengamankan komputer anda, dengan memasang anti virus atau personal firewall.
   • Jangan terlalu mudah percaya dengan Internet, sehingga anda dengan mudah mengunggah data pribadi anda. dan anda harus betul-betul yakin bahwa alamat URL yang anda tuju telah dijamin keamanannya. Dan yang paling utama adalah hargai pengguna lain di internet, caranya sederhana yaitu :
     a. Jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat.
     b. Jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari Internet, misalkan melakukan kejahatan pencurian no kartu kredit
     c. angan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas.
   • Junking adalah kata kata yang tidak berguna untuk dipost dan apalagi niatnya hanya sekedar untuk menambahkan post yang tidak penting.
   • Flaming adalah tindakan provokasi, mengejek, ataupun penghinaan yang menyinggung user lainnya atau berarti memanas-manasi keadaan suatu tempat sehingga terjadi perdebatan.
   • Seorang user bisa dianggap TROLL apabila :
     a. punya banyak account untuk melakukan kecurangan, seperti permainan poin, memberi vote terhadap jawaban yg tidak masuk akal, juga penilaian (entah itu TU ataupun TD).
     a. membuat resah user lain.

Sumber :
http://www.mandalamaya.com/pengertian-search-engine-dan-contoh-search-engine/
http://www.atobasahona.com/2016/09/pengertian-chatting-dan-contoh-aplikasi-chatting.html#ixzz4N4wzJe8p
http://veryfund.co/blog/pahami-kekuarangan-dan-kelebihan-dari-berbagai-aplikasi-chatting-ini-sebelum-menggunakannya-untuk-melayani-pembeli/
http://id.wikipedia.org/wiki/Netiquette
http://artikel-az.com/pengertian-world-wide-web/

Jumat, 14 Oktober 2016

Tugas 1 Psikologi dan Teknologi Komputer - Internet

Internet
WILDAYATI AULIA
17515568
2PA11



A. Pengertian dan Sejarah Internet
     Menurut tata bahasa internet berasal dari bahasa yunani “inter” yang berarti “antara”. 

    Pengertian Internet adalah sebuah jaringan komputer yang saling terhubung dengan menggunakan suatu sistem standar global transmission control protocol/internet protocol suite (TCP/IP) yang digunakan sebagai protokol pertukaran paket dalam melayani miliaran pengguna yang terdapat di seluruh dunia. Internet merupakan kependekan dari interconnected network.  Internet juga dapat diartikan sebagai jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan jutaaan atau milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi misalnya telepon, satelit, dan sebagainya.

    Sejarah Internet, Internet adalah suatu jaringan komputer yang pertama kali dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, dengan proyek ARPA yang disebut ARPANET. ARPA NET kekepanjangan dari Advanced Research Project Agency Network yang mendemonstrasikan cara suatu hadware dan software komputer memiliki basis UNIX dengan berkomunikasi dalam jarak yang jauh dengan saluran telepon.

    Proyek ARPANET merancang merancang bentuk dari suatu jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi tersebut dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang telah mereka tentukan sekaranb menjadi sebuah cikal bakal pembangunan protokol baru yang dikenal sebagai TCP/IP.

    Pada mulanya ARPANET hanya dapat menghubungkan 4 situs saja, di mana mereka membentuk satu jaringan yang terpadu pada tahun 1969 dan secara umum ARPANET telah diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ARPANET tersebut berkembang sangat pesat di seluruh daerah, dan semua universitas ingin bergabung dengan ARPANET, sehingga membuat ARPANET mengalami kesulitan dalam mengaturnya.
Oleh sebab itu, ARPANET kemudian pecah manjadi dua, yaitu "MILNET" yang digunakan sebagai keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil yang digunakan sebagai keperluan non-militer. Gabungan kedua jaringan tersebut akhirnya mulai dikenal dengan nama DARPA Internet yang kemudian telah disederhanakan menjadi Internet.

B. Koneksi ke Internet
    1. ISP (Internet Service Provider)
        ISP merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan jasa layanan kepada kita untuk terhubung dengan internet. Untuk mengakses kita hanya cukup menghubungi ISP melalui komputer dan modem, selanjutnya ISP akan mengurus secara detail yang diperlukan untuk terhubung ke internet termasuk sistem pembayarannya.

        Beberapa ISP yang sering digunakan di Indonesia adalah sebagai berikut:
        • WasantaraNet http://www.wasantara.net.id/ (sarana akses internet yang disediakan oleh PT POS Indonesia
        • Indosatnet http://www.indosat.net.id/
        • Telkom Multi media http://www.telkom.net.id/
        • Pacific Link Indonesia http://www.pacific.net.id/
        •  Centerin Internet http://wwwcentrin.net.id/
        • Spotnet http://www.spotnet.id/
        • CBN http://wwwcbn.net.id 
        • Indo.net http://www.indi,net.id/
        • Visionnet http://www.vicion.net.id/
        • Link net http://www.link.net.id/

C. Jenis Hubungan Koneksi Internet
    a. Koneksi Internet Kabel
Koneksi internet kabel adalah jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Koneksi ini juga beragam, baik dari segi biaya maupun kecepatanya. Berikut ini beberapa jenis koneksi internet yang menggunakan media kabel.

    b. Koneksi Internet Nirkabel ( wireless )
Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

    1. Koneksi Dial Up
        Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.

        Modem dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara (sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.

        Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.

        Contoh koneksi internet dengan metoda dial up connection ini misalnya koneksi internet dengan telkomnet@instan yang menggunakan line telepon telkom, koneksi internet lewat handphone yang memiliki modem, dan koneksi internet dengan menggunakan USB Modem.

    2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
        ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

        Contoh koneksi ADSL adalah “Speedy” dari Telkom. Dibandingkan koneksi dial up, koneksi ADSL jauh lebih cepat sehingga banyak yang beralih ke layanan koneksi ini.

    3. Cable Modem

        Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.

    4. Koneksi dengan Jaringan Leased Line
        Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up. contoh, T-1 saluran dapat disewakan, dan menyediakan kecepatan transmisi maksimum 1,544 Mbit / s. Pengguna dapat membagi koneksi ke baris yang berbeda untuk data multiplexing dan komunikasi suara, atau menggunakan saluran untuk satu rangkaian data berkecepatan tinggi. Semakin, leased line yang digunakan oleh perusahaan, dan bahkan individu, untuk akses internet karena mereka membayar lebih cepat kecepatan transfer data dan biaya-efektif bagi pengguna berat internet.

    5. Satelite VSAT 
        Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
        • kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
        • biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
        • lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

    6.  Handphone
        Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64Kb – 2Mb.

    7. Wifi / Wireless LAN
        Wireles LAN atau yang lebih akrab ditelinga kita dengansebutan wifi, menggunakan gelombang elektromagnetik ( radio dan inframerah ) untuk melakukan komunikasi datam menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa fasilitas fisik.

        Jenis koneksi ini pun mulai heboh akhir-akhir ini, dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot PCMCI atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan. Biaya GRATIS kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet, kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ], lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.

    8. Koneksi Internet SLIP/PPP 
        Jenis koneksi SLIP ( Serial Baris Internet Protocol ) / PPP ( Point to Point Protocol ) ini memiliki kecepatan transfer dan akses data yang cenderung lebih cepat sehingga pengguna Internet bisa running program di Internet dengan cepat  dan tidak perlu mengirimkan satu persatu data dari modem.

    10.   Koneksi ISDN 
        ISDN adalah singkatan dari Integrated Serviced Digital Network, koneksi jenis ini memanfaatkan sirkuit khusus pada saluran telepon yang berguna untuk mempercepat transfer data. Sehingga koneksi ISDN jauh lebih cepat dalam transfer data jika dibandingkan dengan koneksi saluran telpon biasa.

    11. Web TV 
        WebTV merupakan sebuah layanan email dan browsing web dengan memakai perangkat TV pintar.

    12. Jaringan GPRS
        GPRS merupakan singkatan dari General Packet Radio Service dan biasa digunakan pada Telepon Seluler untuk mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio. 

D. Perangkat yang dibutuhkan
   1. Modem
      Merupakan perangkat untuk memodulasi data dari listrik kedalam gelombang elektromagnetik, sehingg dapat dikirim melalui udara. Ada 2 modem yaitu modem internal dan modem eksternal.
   2. RJ 45
      Merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan internet dalam satu jaringan computer
   3. RJ 11
      Merupakan kabel yang menghubungkan antara modem ke computer dengan jaringan telepon.
   4. Saluran Telepon
      Saluran telepon digunakan untuk sambungan ketika melakukan akses/dial up untuk koneksi internet
   5. Router
      Digunakan untuk koneksi-koneksi pada wide area network jaringan yang luas dan bersifat internal. Router berfungsi untuk menyaring atau memfilter lalu lintas data dan menentukan dan memilih jalur alternative yang akan dilalui oleh data.
   6. Bridge
      Digunakan untuk menghubungkan dua LAN ( Ethernet-Ethernet, topologi cincin dengan cincin, bus dengan bus dan star dengan star).
   7. Repeater                     
      Merupakan alat yang digunakan untuk menambah jarak maksimum tiap LAN. Repeater akan mengambil semua isyarat yang sampai kepadanya, pada semua LAN yang seterusnya.
   8. Hub / Switch
      Merupakan peralatan yang menyediakan “ central connection point” untuk penyambungan kabel dari stasiun kerja (workstation), computer (servers), dengan computer lainnya yang terhubung dengan server.
   9. Kamera (Webcam)
      Kamera digunakan sebagai alat komunikasi untuk melakukan percakapan dengan menggunakan internet atau yang disebut sebagai VOIP (Voice Over Internet Protocol)

Sumber :
http://woocara.blogspot.co.id/2015/02/pengertian-internet-dan-sejarah-internet.html
http://www.likethisya.com/pengertian-internet.html
http://rohmatullahh.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-internet-perkembangan-internet.html
http://nikenlarasati9428.blogspot.co.id/p/koneksi-ke-internet.html
http://padmaparamitta.blogspot.co.id/2015/09/pengantar-internet-jenis-hubungan.html